senyummu indah hangatkan suasana

sorot matamu tajam tunjukan ambisimu

tegasnya kau bicara luluhkan hatiku

ingin rasanya ku memelukmu saat ini juga

 

pertama kali mengenalmu hati ini bergetar kuat

kau hidupkan suasana muram saat itu

semua terasa indah

indah sebelum waktunya

 

hari berlalu dengan cepatnya

tak ada yang berubah, rasa itu tetap abadi

raut wajahmu yang penuh senyuman

selalu bangkitkanku dan dalam keterpurukan

 

kini… semua itu tinggal kenangan

karna kau telah memilih

andai tak ku sia-siakan kesempatan sebelumnya

takkan ku susah payah menyusun kepingan hati ini

 

semua kembali gelap

tak ada sang penghibur di tiap sedihku

semua kembali suram

tak ada kau di sisiku