Mungkin setiap orang tahu bahwa merokok berbahaya bagi kesehatan. Merokok juga bisa menjadi pintu gerbang menuju narkoba. Seorang perokok bisa lebih mudah menerima narkoba dibandingkan dengan yang tidak merokok.

Namun, hingga kini jumlah perokok tidak berkurang. Dari beberapa survei, kebiasaan merokok dimulai dari usia anak-anak dan remaja. Mungkin karena itu seorang perokok merasa sulit untuk menghentikan kebiasaan merokok, karena sudah bertahun-tahun melakukan kebiasaan buruk itu. Rokok sudah menjadi bagian dari hidupnya, dan dia merasakan kenikmatan dari merokok.

Banyak orang telah berusaha berhenti merokok. Ada yang bernazar kalau berhasil berhenti, ada yang mengulum permen untuk menggantikan rokok. Ada pula orang yang melakukan banyak aktivitas untuk melupakan keinginan merokok.

Dari beberapa penelitian selalu ditemukan bahwa 70-80 persen perokok mempunyai keinginan untuk berhenti merokok. Ada yang telah tiga sampai empat kali mencoba, tetapi belum berhasil juga.

Kebiasaan merokok sangat sulit ditinggalkan karena rokok mengandung zat nikotin yang bersifat adiktif (ketagihan) bagi tubuh. Walau adiktif yang dikandung rokok tidak seberat adiktif pada narkotika dan obat-obat berbahaya (narkoba), zat adiktif rokok sangat sulit dilepaskan.

Ada beberapa alasan mengapa kebiasaan merokok sulit dihilangkan.

Pertama, rokok itu legal. Perokok merasa tidak melanggar peraturan dengan merokok. Mereka bisa merokok di mana pun tanpa takut akan ditangkap. Hal ini berbeda dengan narkoba, di mana pecandunya harus bersembunyi untuk menikmati narkoba.

Kedua, rokok bisa dibeli dengan mudah di mana pun. Bahkan di warung atau kafetaria rumah sakit pun rokok bisa dibeli. Harga rokok juga cukup terjangkau.

Ketiga, perokok melihat yang merokok tidak hanya dirinya, tetapi banyak orang. Mereka merasa tidak bersalah karena banyak orang melakukan hal yang sama.

Berhenti merokok memang sulit, apalagi jika sudah kecanduan. Walau begitu,bukan berarti Anda tak bisa meninggalkan kebiasaan buruk ini. Cobalah tips berikut, yang sebenarnya merupakan pengalaman seorang mantan perokok.

Jurus berhenti merokok yang satu ini, dilakukan secara bertahap. Dari hari ke hari, ia mengurangi jumlah rokok yang diisap, hingga akhirnya ia sama sekali berpisah dengan batang-batang rokok.

Namun, seperti jurus berhenti merokok yang diterapkan banyak orang lainnya, tekad yang kuat tetapmerupakan modal utama.

Seperti apa tahap-tahap yang ia lakukan, simak yang berikut:

* Siapkan batin, bulatkan tekad untuk berhenti merokok.

* Hindarkan/hentikan minum kopi. Ganti dengan teh manis atau permen.Usahakan, minum air putih beberapa gelas setiap kali bangun pagi.Selanjutnya, buatlah jadwal:

1. Tanggal 1 – 7 : hindari merokok sebelum pukul 10.00 pagi. Boleh merokoksetiap hari tapi harus diingat hanya boleh setelah pukul 10.00.
2. Tanggal 8 – 14 : jangan merokok sebelum pukul 12.00 siang (makan siang).
3. Tanggal 15 – 21: jangan merokok sebelum pukul 15.00 sore.
4. Tanggal 22 – 28: jangan merokok sebelum pukul 17.00 sore.
5. Tanggal 29 – 3 : jangan merokok sebelum pukul 20.00 (makan malam).
6. Cobalah merokok pada pukul 10.00 pagi tanggal 22. Anda akan merasakanpahitnya asap rokok dan aroma yang akan membuat Anda benci rokok.

Bila godaan untuk merokok masih mengganggu, cobalah alihkan perhatian dengan mengikuti olahraga ringan, jogging, dan sebagainya. Paling penting biasakan minum air putih. Jangan segera puas, jika Anda telah menyelesaikan program ini.

Sebab, masih ada ancaman yang menunggu Anda. Ancaman yag paling besar datang dari teman-teman Anda yang kebetulan perokok dan biasanya akan menawarkan rokok. Namun, bila Anda berhasil melewati masa transisi — paling tidak seminggu– peluang bagi Anda untuk benar-benar keluar dari jeratan rokok, sangat besar.

http://www.republika.co.id