1. Input

Server

Data- data Inputan pada server berupa User Name dan Password. Hal ini dilakukan untuk mengamankan data- data warnet dan hanya di ketahui oleh 2 Operator.

Client

Terdiri dari 10 komputer Client dan data- data yang harus di input ketika login sbb:

Login Personal:

  • User Name
  • Pilihan Waktu

Login Paket:

  • User Name
    • Pilihan Paket

2. Output

Server

Output pada server berupa lembar kerja excel yang sudah dirancang untuk laporan manual. Lalu menggunakan juga aplikasi Billing Explorer untuk memantau kegiatan client dan memberi laporan mulai waktu sampai keuangan. Aplikasi ini memiliki beberapa Tab, sbb:

  • General: berisi nomor PC, User name client, Status aktif atau tidak, Waktu mulai, Durasi, Biaya, Jenis pemakaian, Discount, Total, Transaksi dan Sisa Account.
  • Client connection: memperlihatkan koneksi client dengan Internet Server, apabila terhubung berwarna hijau dan jika tidak berwarna merah.
  • Log message: Pada tab ini mencatat semua kegiatan komoputer client dari awal diaktifkan, dalam bentuk laporan yang terdiri dari: PC client, Nama User dan biaya.
  • Explorer: Memperlihatkan jaringan client, yang ditandai jika sedang digunakan akan  bergambar lampu jika tidak bergambar computer.
  • Active client: menunjukkan mana saja computer yang active, printed, ready dan clear.

Client

Output yang keluar pada layar client berupa billing yang terhubung dengan server, terdiri dari:

Nomor PC client,Waktu Mulai,Durasi yang telah berjalan,Biaya,Total biaya dan Account.

3. Prosedur

Dalam hal ini apabila seorang client ingin menggunakan PC, harus mengkonfirmasikan terlebih dahulu ke operator server agar PC yang diinginkan diaktifkan sistemnya terutama billing. Lalu client diminta memasukkan User Name dan menentukan waktu berapa lama ia akan menggunakan melalui login billing client.

Lalu data tersebut secara otomatis akan terhubung pada aplikasi billing explorer pada computer server. Dalam hal pencatatan data, server juga menggunakan laporan manual menggunakan lembar kerja Excel yang sudah di desain hanya beberapa kolom saja yang diisi, tergantung jasa yang digunakan client.

4. Pelaku

Yang menjalankan system warnet ini terdiri dari 2 Operator dan masing- masing hanya memiliki satu user name dan password sebagai Admin.

5. Laporan

Laporan yang diberikan pada operator berupa laporan durasi waktu dari client, keuangan, banyaknya pelanggan dan jumlah pemakaian jasa lain seperti mengeprint, pembelian CD dll, yang setiap harinya tercatat dalam billing manual di Excel.

6. Cara Kerja Sistem

Ada 4 komponen utama yang terdapat pada suatu jaringan, yaitu sender (pengirim data informasi), protokol (yang meng-encode dan men-decode data informasi), media transmisi (medium transfer data), dan receiver (penerima data informasi).

Prinsip kerjanya, pertama-tama sender mengirim sinyal informasi menuju receiver melalui protokol encode yang mengubah sinyal digital menjadi sinyal analog kemudian sinyal melalui media transmisi dan melalui protokol kedua di decode kembali menjadi sinyal digital sebelum masuk ke receiver.

a. Berdasarkan distribusi sumber informasi/data

  1. Jaringan terpusat

Jaringan ini terdiri dari komputer klient dan server yang mana komputer klient yang berfungsi sebagai perantara untuk mengakses sumber informasi/data yang berasal dari satu komputer server.

b. Berdasarkan jangkauan geografis dibedakan menjadi

  1. Jaringan LAN

merupakan jaringan yang menghubungkan 2 komputer atau lebih dalam cakupan seperti laboratorium, kantor, serta dalam 1 warnet.

c. Berdasarkan peranan dan hubungan tiap komputer dalam memproses data

Jaringan Client-Server

  1.  

Pada jaringan ini terdapat 1 atau beberapa komputer server dan komputer client. Komputer yang akan menjadi komputer server maupun menjadi komputer client dan diubah-ubah melalui software jaringan pada protokolnya. Komputer client sebagai perantara untuk dapat mengakses data pada komputer server sedangkan komputer server menyediakan informasi yang diperlukan oleh computer client

d. Berdasarkan media transmisi data

  1. Jaringan Berkabel (Wired Network)

Pada jaringan ini, untuk menghubungkan satu komputer dengan komputer lain diperlukan penghubung berupa kabel jaringan. Kabel jaringan berfungsi dalam mengirim informasi dalam bentuk sinyal listrik antar komputer jaringan.

 

Bentuk Sistem Billing

Pada dasarnya sistem program billing merupakan sistem pencatat dan pemonitor transaksi berbentuk software. Awalnya penciptanya hanya menciptakan sistem billing ini berbentuk software yang jika orang ingin memilikinya mereka haruslah membeli software tersebut dan kemudian menginstallnya ke komputer atau notebook mereka.

Tetapi kini, dengan adanya internet, kemudian software-software tersebut dapat di download melalui situs-situs yang disediakan. Ada bermacam-macam model sistem program billing dengan kelebihan dan kekurangannya, ada juga yang gratis dan ada juga yang dikenai biaya. Untuk mendownload dengan aman agar hardisk tidak terkena bahaya virus, kita dapat menggunakan FDM (Free Download Manager), software ini bekerja membantu kita agar melakukan proses download di jalurnya.

Contohnya seperti billing explorer, indobilling, billing game, billiard system billing, PSN/IgoS Billing System, dan lainnya. Merk-merk diatas adalah merk-merk software sistem billing yang kini dapat diakses di internet.

Mekanisme Sistem Billing

Mekanisme sistem billing yang menggunakan software pada dasarnya cukup mudah. Kita cukup menginstalnya ke komputer atau notebook, tetapi lain halnya jika kita mengakses melalui internet dan mengoprasikannya menggunakan internet, seperti yang disediakan oleh PSN/IgoS System Billing. Tetapi biasanya system billing keluaran PSN/Igos ini biasa digunakan di warung-warung internet atau warung game online. Mekanisme kerja terlihat pada skema di bawah ini :

Dalam skema di atas dapat dilihat bahwa antara pemilik warnet dengan pengguna warnet masing-masing terhubung ke software Billing melalui media internet. Si pemilik warnet kemudian mengakses informasi mengenai pemakai warnet menggunakan sistem billing yang disediakan oleh software free download tersebut. Setelah para pengguna warnet tersebut selesai menggunakan, maka secara otomatis sistem billing akan menghitung berapa biaya yang diperlukan per kilobyte pemakaian.

 

Prinsip Kerja Sistem Jaringan Komputer

 

Pengenalan Dasar Tentang Jaringan

Sinyal listrik maupun sinyal dalam bentuk gelombang elektromagnetik pada suatu jaringan komputer merambat/memancar dengan prinsip kerja sistem jaringan komputer. Agar suatu jaringan dapat saling bertukar informasi data, diperlukan suatu alat yang disebut Modem (Modulator Demodulator) yang berfungsi untuk mengubah sinyal analog menjadi sinyal digital maupun sebaliknya.

Ada 4 komponen utama yang terdapat pada suatu jaringan, yaitu sender (pengirim data informasi), protokol (yang meng-encode dan men-decode data informasi), media transmisi (medium transfer data), dan receiver (penerima data informasi).

Prinsip kerjanya, pertama-tama sender mengirim sinyal informasi menuju receiver melalui protokol encode yang mengubah sinyal digital menjadi sinyal analog kemudian sinyal melalui media transmisi dan melalui protokol kedua di decode kembali menjadi sinyal digital sebelum masuk ke receiver.

Prinsip kerja diatas dapat di analogikan saat orang jepang dan orang inggris sedang chatting melalui internet. Saat orang jepang mengetikkan suatu pesan dalam bahasa jepang maka pesan tersebut akan diubah terlebih dahulu oleh protokol ke dalam bahasa inggris sehingga orang inggris dapat menerima pesan tersebut dalam bahasa inggris dan sebaliknya saat orang inggris membalas pesan orang jepang tersebut maka pesan bahasa inggris akan diubah oleh protokol terlebih dahulu menjadi bahasa jepang sebelum sampai ke orang jepang. Jadi dalam hal ini protokol dapat di istilahkan seperti penerjemah informasi data.

 

Berdasarkan kriterianya, jaringan komputer dibedakan menjadi 4 yaitu:
1. Berdasarkan distribusi sumber informasi/data
– Jaringan terpusat
Jaringan ini terdiri dari komputer klient dan server yang mana komputer klient yang berfungsi sebagai perantara untuk mengakses sumber informasi/data yang berasal dari satu komputer server
– Jaringan terdistribusi
Merupakan perpaduan beberapa jaringan terpusat sehingga terdapat beberapa komputer server yang saling berhubungan dengan klient membentuk sistem jaringan tertentu.

2. Berdasarkan jangkauan geografis dibedakan menjadi:
– Jaringan LAN
merupakan jaringan yang menghubungkan 2 komputer atau lebih dalam cakupan seperti laboratorium, kantor, serta dalam 1 warnet.

– Jaringan MAN
Merupakan jaringan yang mencakup satu kota besar beserta daerah setempat. Contohnya jaringan telepon lokal, sistem telepon seluler, serta jaringan relay beberapa ISP internet.

– Jaringan WAN
Merupakan jaringan dengan cakupan seluruh dunia. Contohnya jaringan PT. Telkom, PT. Indosat, serta jaringan GSM Seluler seperti Satelindo, Telkomsel, dan masih banyak lagi.

3. Berdasarkan peranan dan hubungan tiap komputer dalam memproses data.
– Jaringan Client-Server
Pada jaringan ini terdapat 1 atau beberapa komputer server dan komputer client. Komputer yang akan menjadi komputer server maupun menjadi komputer client dan diubah-ubah melalui software jaringan pada protokolnya. Komputer client sebagai perantara untuk dapat mengakses data pada komputer server sedangkan komputer server menyediakan informasi yang diperlukan oleh komputer client.

-Jaringan Peer-to-peer
Pada jaringan ini tidak ada komputer client maupun komputer server karena semua komputer dapat melakukan pengiriman maupun penerimaan informasi sehingga semua komputer berfungsi sebagai client sekaligus sebagai server.

4. Berdasarkan media transmisi data
– Jaringan Berkabel (Wired Network)
Pada jaringan ini, untuk menghubungkan satu komputer dengan komputer lain diperlukan penghubung berupa kabel jaringan. Kabel jaringan berfungsi dalam mengirim informasi dalam bentuk sinyal listrik antar komputer jaringan.

– Jaringan Nirkabel (Wireless Network)
Merupakan jaringan dengan medium berupa gelombang elektromagnetik. Pada jaringan ini tidak diperlukan kabel untuk menghubungkan antar komputer karena menggunakan gelombang elektromagnetik yang akan mengirimkan sinyal informasi antar komputer jaringan